Bahasa Ibu

2 Hari yang lalu pas pulang naik angkot, yang duduk sebelah saya seorang ibu dan anaknya yang masih TK. Angkotnya lumayan penuh. Di perjalanan, anak TK sebelah saya sibuk berceloteh ke ibunya, tapi…didengerin kok celotehannya gak jelas ya? Saya agak penasaran juga…sebenarnya anak kecil yang lucu dan berambut keriting ini ngomong apa..hehehe. Pas angkot berhenti di depan sebuah toko yang jual mainan anak-anak, baru deh saya bisa nangkep apa yang diomongin anak kecil itu.

Di depan toko itu digantung mainan ikan dari kayu…dan anak kecil itu bilang ke ibunya.. “FISH…FISH”….Lalu ibunya jawab, “Yes, fish from wood”….. oohh..ternyata dari tadi nih anak ngomong Inggris…. 
Mendengar anak itu, saya jadi merenung…mengingat pemikiran saya sendiri tentang pengajaran bahasa. Sejak lama, sejak sebelum menikah dan punya anak…saya sudah bercita-cita akan mengajarkan anak saya kelak bahasa Sunda… kenapa bahasa Sunda?soalnya saya kan asli Sunda…
Saya dan teman-teman pernah menjadikan topik pengajaran bahasa ini ketika lagi santai makan siang. Teman saya bilang dia mau ngajarin anaknya bahasa Indonesia aja, di bilang kalo ngajarin bahasa Sunda mah susah..orang dia aja masih suka salah-salah pake bahasa Sunda. Waktu itu saya bilang, justru dengan ngajarin anak bahasa ibunya alias bahasa Sunda…mau gak mau kita sebagai orang tuanya juga jadi belajar lagi…
Banyak memang yang sedari kecil anaknya sudah diajarkan bahasa asing. Untuk yang ayah ibunya berbeda kebangsaan sih, saya rasa itu sangat wajar. Tapi untuk yang sama2 orang Indonesia… saya punya pendapat, alangkah baiknya sebelum diajari bahasa asing…anak tersebut diajari bahasa ibunya.
Jadi ingat dengan artikel yang pernah saya baca di koran Republika edisi Minggu (lupa bulan terbitnya). Di situ dibahas tentang “punahnya bahasa”… diceritakan ada satu bahasa yang punah karena penutur terakhir dari bahasa itu meninggal dunia. Sedih banget ya kalo bahasa kita kemudian cuma ditemukan di literatur tetapi orang-orang yang berbicara bahasa itu udah gak ada..
Jadi ingat juga dengan QN nya mba Arie tentang kecintaan pada Indonesia. Salah satu yang saya cintai dari Indonesia adalah bahasanya yang beragam. Saya suka liat MP-ers berbalas komen dengan bahasa daerahnya masing-masing…walopun kadang saya gak ngerti tapi saya suka bacanya… 
Kesimpulannya apa? kesimpulannya…dalam pemikiran saya, anak-anak kita hendaknya diajari bahasa ibu terlebih dahulu…apakah itu mau bahasa daerah dari masing-masing orangtua atau mau berbahasa Indonesia… Bahasa Asing bisa dipelajari kemudian setelah si anak memahami bahasa ibu.
Sekarang saya mencoba mempraktikan hal tersebut kepada anak saya. Akhdan di usianya menjelang 2 tahun dan sudah bisa berkata-kata…saya ajarkan bahasa Sunda. Dan alhamdulillah dia bisa…kapan bahasa Indonesia saya ajarkan? sambil berjalan aja…kapan bahasa asing diajarkan? Nanti sesudah dia paham bahasa sunda dan bahasa Indonesia.. Saya sendiri punya cita-cita, kelak Akhdan bisa menguasai bahasa Asing seperti bahasa Arab dan bahasa Inggris, atau bahasa Jepang *karena emaknya doyan nonton dorama* hehehe….
Dengan begitu…dia tetap bisa jadi warga dunia tanpa melupakan bahasanya sendiri…
*curcol malem-malem…sebelum melanjutkan memeriksa lembar-lembar hasil UAS *
Iklan

2 respons untuk ‘Bahasa Ibu

  1. wehehehe 🙂
    manteb ya bunda.

    si khonsa di rumah bahasanya campur Jawa-Indonesia
    Jawanya jawa halus, krn pengasuhnya pake bhs tersbut saat berkomunikasi dg kami

    enggris tambahan aja lah :p

    -emaknya khonsa, pindahan blog ke alamat ini skrg-

    1. Cocok bangetlah Bunda…
      Khonsa pasti lucu banget dan unik… Suka kagum lho sama anak kecil apalagi yang hidup di kota besar tapi bisa bicara bahasa daerah… Mantabs 🙂

      -emaknya Khonsa dah gak di MP lagi nih?-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s